Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil

Nadya Kisah dari Negeri yang Menggigil None

  • Title: Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil
  • Author: Abdurahman Faiz
  • ISBN: 9789791367035
  • Page: 442
  • Format: Paperback
  • None

    • [PDF] ↠ Unlimited ß Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil : by Abdurahman Faiz ↠
      442 Abdurahman Faiz
    • thumbnail Title: [PDF] ↠ Unlimited ß Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil : by Abdurahman Faiz ↠
      Posted by:Abdurahman Faiz
      Published :2021-01-14T13:23:27+00:00

    About “Abdurahman Faiz”

    1. Abdurahman Faiz

      Abdurahman Faiz lahir di Jakarta, 15 November 1995 Ia telah menulis puisi sejak berusia 5 tahun Namanya mulai dikenal publik ketika ia menjadi Juara I Lomba Menulis Surat untuk Presiden tingkat nasional yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta 2003 Pertama kali Faiz tampil membacakan puisi puisinya yang pada waktu itu belum dibukukan, adalah atas undangan Nurcholish Majid pada acara peluncuran buku beliau yang mengundang ribuan tokoh nasional Saat kelas II SD puisi Faiz Sahabatku Buku menjadi juara Lomba Cipta Puisi Tingkat SD seluruh Indonesia yang diadakan Pusat Bahasa Depdiknas 2004.Buku kumpulan puisi pertama Faiz Untuk Bunda Dan Dunia DAR Mizan, Januari 2004 terbit saat ia berusia 8 tahun dan diberi pengantar oleh Taufiq Ismail Buku tersebut meraih Anugerah Pena 2005 serta Buku Terpuji Adikarya IKAPI 2005 Sejak buku itu terbit Faiz kian sering diundang membacakan dan membicarakan karya karyanya yang banyak mengetengahkan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan politik dalam berbagai forum, termasuk di hadapan Presiden Megawati Soekarno Putri, Presiden SBY, mantan presiden Abdurrahman Wahid, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, sejumlah menteri dan tokoh tokoh nasional lainnya Ia pun pernah diundang sebagai salah satu panelis Debat Capres di stasiun televisi swasta, pada pemilu 2004 lalu.Buku keduanya Guru Matahari DAR Mizan 2004 , terbit saat ia masih berusia 8 tahun pula, diberi pengantar Agus R Sarjono mendapat nominasi Khatulistiwa Literary Award 2005 Buku ketiganya Aku Ini Puisi Cinta DAR Mizan 2005 membawanya meraih penghargaan Penulis Cilik Berprestasi dari Yayasan Taman Bacaan Indonesia 2005.Buku keempat Faiz adalah kumpulan esai berjudul Permen Permen Cinta Untukmu DAR Mizan 2005 Karyanya juga terdapat dalam antologi bersama Matahari Tak Pernah Sendiri 1 dan 2 , Jendela Cinta GIP 2005 , dan Antologi Puisi untuk Yogyakarta 2006 Puisinya pernah dimuat di sejumlah koran nasional antara lain Kompas dan Republika Tahun 2006 Faiz dinobatkan sebagai Anak Kreatif Indonesia versi Yayasan Cerdas Kreatif Indonesia yang dipimpin Kak Seto.Bersama beberapa penulis cilik lainnya, putra pertama Tomi Satryatomo dan Helvy Tiana Rosa ini menulis kumpulan cerpen Tangan Tangan Mungil Melukis Langit LPPH 2006 , untuk membantu biaya sekolah bagi teman teman kecil mereka yang tinggal di kolong jembatan tol Bukunya Nadya Kisah dari Negeri yang Menggigil, dikatapengantari oleh Sapardi Djoko Damono LPPH, Juli 2007 Tahun 2007, Faiz mendapat PKS Award sebagai Anak Indonesia Berprestasi Tahun 2008 antologi bersamanya Magic Cristal Mizan terbit Faiz mendapat Anugerah Kebudayaan 2009 dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono Faiz juga menjadi Pemenang Sayembara Menulis Naskah Drama Federasi Teater Indonesia 2011 dan terpilih sebagai The Most Amazing Teen 2011 versi Student Globe.Siswa SMA Pribadi Depok yang pernah dijuluki sebagai pelopor bagi lahirnya sejumlah sastrawan cilik ini juga merupakan founder dari akun twitter mencobabelajar yang memiliki follower lebih dari 200.000 orang.

    802 thoughts on “Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil”

    1. Ketika Faiz menceritakan kepada adiknya Nadya yang baru lahir, tetang Indonesia yang sedang demam dan menggigil. Cerdas, menyentuh dan membuat kita tercekat


    2. Keren mas Faiz! pertama kali baca kumpulan puisi ini beberapa tahun lalu, langsung terkesima. Ini beneran "anak kecil" yang nulis?? Mas Faiz seperti mewarisi bakat menulis ibunya. Terus berkarya yaOya, saya suka quote ini: “Tapi kitalah masa depan kanak kanak yang harus menjalin airmata negeri menjadi cahaya”


    3. puisi-puisinya ditulis dengan bahasa yang sederhana namun sangat menyentuh. paling suka puisi faiz tentang bunda. faiz adalah seorang penyair yang punya kepekaan hati yang sangat dalam melebihi anak-anak seumurnya, bahkan mungkin orang dewasa. cool (Y)





    4. "Sebab setelah hujan selalu ada seseorang yang datang sebagai pelangi, dan memelukmu. : Aku ingin orang itu selamanya aku."



    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *